Gadis 6 Tahun Mempertaruhkan Nyawa Demi Menyelamatkan Sahabatnya

Gadis 6 Tahun Mempertaruhkan Nyawa Demi Menyelamatkan Sahabatnya

Indozones - Sahabat adalah seperti tangan dan mata, ketika tangan terluka maka mata akan menangis, dan ketika mata menangis maka tangan akan menghapus air matanya. Kalimat ini sangat tepat dengan kisah yang satu ini.

Dan, inilah yang dilakukan oleh gadis cilik bernama Wang Xin-Yin. Gadis berusia enam tahun tersebut rela mempertaruhkan dirinya demi menolong sahabatnya Wang Yue-Long, demikian ditulis lewat portal dramafever.com.

Siang hari tanggal 25 Desember 2014, Xin-Yin dan Yue-Long akan pergi ke rumah seorang teman setelah mereka pulang sekolah. Hanya saja karena sang teman tak ketemu, mereka malah bermain-main di pinggir sebuah kolam dekat sawah.

Anak-anak pasti langsung bermain jika mereka menemukan sesuatu yang baru. Di dekat kolam tersebut, Xin-Yin dan Yue-Long malah main lempar lumpur. Namun, tiba-tiba Yue-Long terpeleset dan tercemplung ke kolam.

Mengetahui sahabatnya akan tenggelam di kolam, Xin-Yin langsung mengambil inisiatif. Ia langsung memegangi tubuh Yue-Long dan menahannya agar tak tenggelam. "Aku melihatnya tercemplung. Aku pun berlutut untuk memeganginya," papar Xin-Yin.

Sekuat tenaga Xin-Yin menahan tubuh Yue-Long yang saat itu badannya sudah tenggelam hingga mencapai dada. Tubuh kecil Xin-Yin sempat kewalahan menahan beban Yue-Long. Dan, ia tetap bertahan. Xin-Yin sempat berteriak minta tolong tetapi tak ada yang merespon.

Hari beranjak senja. Udara pun semakin dingin. Yue-Long kedinginan sampai-sampai ia tak bisa bicara dan bibirnya membiru. Tak bisa dibayangkan betapa ketakutannya ia saat itu.

Ibu Xin-Yin kemudian mulai khawatir kenapa putrinya belum juga pulang. Akhirnya ia bergegas untuk mencari putrinya. Setelah mengikuti jalan yang diduga dilewati oleh putrinya, ibu Xin-Yin akhirnya bisa menemukan putrinya itu.

Saat itu Xin-Yin terlihat sangat kelelahan dan depresi berat. Setelah diselamatkan, Lue-Yong segera mandi air hangat dan dibawa ke rumah sakit. Kondisinya pun akhirnya membaik. Namun, berbeda dengan kondisi Xin-Yin.

Setelah kejadian tersebut, Xin-Yin merasakan sakit di kedua tangannya. Ia bahkan tak bisa mengangkat mangkuk nasinya sendiri saat makan malam. Ibu Xin-Yin berkata bahwa tangan putrinya masih gemetaran sehari setelah kejadian itu.

Tindakan keberanian Xin-Ying yang terjadi di desa kecil Jin Tan, provinsi Sichuan, China ini dipuji oleh tokoh desa setempat. Sang ibu kemudian membelikan baju merah baru untuk Xin-Ying sebagai hadiah atas tindakan terpujinya menyelamatkan Yue-Long.

Benar-benar kisah yang mengharukan ya. Semoga kini kondisi Xin-Ying sudah kembali normal dan bisa bermain-main lagi dengan sahabatnya Yue-Long.
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »
Post Comment
Rekomendasi close button
Back to top

1 komentar:

avatar

Postingan ini sangat bermanfaat, memberikan informasi mengenai hal yang belum diketahui. Semoga postingan ini bisa memberikan motivasi untuk selalu ingin tahu.

Inspiration news is deliberately presented to all people, the news on this website is the article excerpt from the outside website, you can also quote this article by mentioning the source website.

Bagaimana Pendapat Anda?
 
Copyright © 2013 - 2015. Indozones - All Rights Reserved